Plesteran Berjamur Dan Berlumut? Ini Cara Membersihkan Secara Total

Plesteran berjamur dan berlumut sering membuat dinding rumah terlihat kusam, lembab, dan kotor. Jika dibiarkan terlalu lama, jamur serta lumut bisa menyebar lebih luas hingga membuat cat mengelupas dan permukaan dinding cepat rusak.

Banyak orang hanya membersihkan bagian luarnya saja, padahal akar jamur masih tertinggal di dalam plesteran. Akibatnya, beberapa minggu kemudian noda hitam dan hijau kembali muncul di area yang sama.

Karena itu, penting membersihkan plesteran berjamur dan berlumut secara total mulai dari permukaan hingga sumber kelembapannya agar hasil lebih tahan lama dan dinding kembali bersih maksimal.

Bersihkan Jamur dan Lumut Sampai ke Akar

Membersihkan plesteran tidak cukup hanya mengelap permukaan dinding. Proses pembersihan harus dilakukan bertahap agar jamur benar-benar hilang dan tidak cepat muncul kembali. Sebelum mulai membersihkan, siapkan beberapa alat berikut:

  • Sikat berbulu kasar
  • Ember air hangat
  • Cairan anti jamur
  • Sarung tangan
  • Masker
  • Kain lap kering

Gunakan masker saat membersihkan karena debu jamur cukup mudah terhirup dan bisa mengganggu pernapasan.

Sikat Area yang Berjamur

Basahi sedikit area dinding agar debu tidak beterbangan. Setelah itu, sikat bagian yang dipenuhi jamur dan lumut sampai lapisan kotornya mulai terangkat.

Lakukan perlahan supaya permukaan plester tidak ikut terkikis terlalu dalam. Jika lumut sudah cukup tebal, ulangi proses penyikatan beberapa kali sampai dinding terlihat lebih bersih.

Semprot Cairan Anti Jamur

Setelah permukaan dibersihkan, lanjutkan dengan menyemprot cairan anti jamur pada seluruh area dinding. Cairan ini membantu membunuh sisa jamur yang masih menempel di pori-pori plesteran.

Selain cairan khusus, bisa juga menggunakan campuran sederhana seperti air hangat, cuka putih dan baking soda. Diamkan sekitar 15–20 menit agar cairan bekerja lebih maksimal sebelum dibersihkan kembali menggunakan sikat.

Keringkan Dinding Sampai Benar-Benar Tuntas

Banyak kasus plesteran berjamur dan berlumut muncul kembali karena dinding masih menyimpan kelembaban setelah dibersihkan. Tahap pengeringan menjadi bagian paling penting agar jamur tidak tumbuh lagi.

Setelah proses pencucian selesai:

  • Lap dinding menggunakan kain kering
  • Buka semua ventilasi ruangan
  • Gunakan kipas angin bila perlu
  • Maksimalkan sinar matahari masuk ke area lembab

Jangan langsung mengecat dinding sebelum plester benar-benar kering. Kondisi lembab hanya akan membuat jamur tumbuh kembali di balik lapisan cat baru.

Kupas Cat yang Sudah Rusak

Jika jamur sudah terlalu parah, biasanya cat dinding mulai menggelembung atau mengelupas. Kondisi ini membuat proses pembersihan biasa tidak lagi cukup efektif.

Kupas bagian cat yang rusak menggunakan scraper atau amplas kasar. Setelah itu lakukan langkah berikut: 

  1. Bersihkan debu sisa kupasan
  2. Oleskan cairan anti jamur lagi
  3. Tunggu hingga dinding benar-benar kering
  4. Baru lakukan pengecatan ulang

Cara ini membantu membersihkan plesteran berjamur dan berlumut lebih maksimal karena jamur sering berkembang di balik lapisan cat yang lembab.

Atasi Sumber Rembesan Air

Jamur tidak akan hilang total jika sumber kelembapannya masih ada. Karena itu, penting mencari penyebab utama dinding terus basah sebelum melakukan finishing ulang.

Beberapa sumber rembesan yang paling sering menyebabkan plesteran berjamur dan berlumut yaitu talang bocor, retakan tembok luar, dak beton rembes, pipa air bocor dan area kamar mandi terlalu lembab.  Jika rembesan berasal dari luar rumah, tambahkan lapisan waterproofing agar air tidak kembali masuk ke dalam plesteran.

Gunakan Lapisan Pelindung Setelah Dibersihkan

Setelah dinding bersih total, gunakan perlindungan tambahan supaya jamur dan lumut tidak cepat muncul lagi. Tahap ini penting terutama untuk area rumah yang sering lembab atau minim sinar matahari.

Beberapa perlindungan yang bisa digunakan adalah cat anti jamur, waterproofing coating, pelapis anti lembab untuk dinding luar dan exhaust fan untuk ruangan tertutup. Perawatan sederhana seperti rutin membuka jendela dan menjaga sirkulasi udara juga membantu dinding tetap kering lebih lama.

Kesimpulan

Plesteran berjamur dan berlumut perlu membersihkannya secara menyeluruh agar tidak terus muncul kembali. Mulai dari menyikat permukaan, menggunakan cairan anti jamur, mengeringkan dinding, hingga memperbaiki sumber rembesan menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan.

Jika melakukan proses pembersihan dengan benar, dinding rumah bisa kembali bersih, lebih awet, dan bebas lembab dalam jangka panjang. Untuk kebutuhan material pelapis dinding, waterproofing, hingga cat pelindung anti jamur, klik di sini dan temukan pilihan produk yang sesuai untuk menjaga kualitas dinding rumah tetap maksimal. 

Selain itu jika sedang mencari material untuk renovasi atau pembangunan rumah bisa cek melalui distributor resmi dan terpercaya.Â