
Permasalahan Dinding yang Sering Terjadi Pada Bangunan
Apakah kamu tahu, ternyata permasalahan dinding rumah itu cukup banyak. Beberapa diantaranya disebabkan karena proses pengerjaan kurang tepat hingga kesalahan kualitas bahan bangunan yang dipilih. Nah, biar rumah kamu terhindar dari permasalahan dinding yang akan muncul di kemudian hari, kamu harus tahu apa saja permasalahan dinding yang sering terjadi.
Permasalahan Dinding yang Sering Terjadi
1. Retak Rambut
- Masalah: Retakan kecil dan juga halus di permukaan dinding. Biasanya muncul setelah plesteran/acian kering.
- Solusi: Gunakan mortar instan khusus acian yang fleksibel dan juga tidak gampang menyusut. Kalau retakan sudah ada, kamu bisa menambal dengan plamir atau mortar halus sebelum kamu cat ulang.
2. Retak Struktural
- Masalah: Retakan lebar, bisa miring atau vertikal. Ini tanda ada masalah di pondasi atau struktur bangunan.
- Solusi: Jangan hanya kamu tambal. Periksa pondasi dan struktur, lalu perkuat dengan beton tambahan atau perbaikan sesuai arahan tukang berpengalaman.
3. Cat Mengelupas
- Masalah: Cat dinding rontok, menggelembung, atau terkelupas. Biasanya karena dinding masih lembab saat dicat.
- Solusi: Kerok cat lama, biarkan dinding benar-benar kering, lalu gunakan cat dengan kualitas baik yang sesuai (interior atau eksterior).
4. Dinding Lembab & Berjamur
- Masalah: Permukaan dinding basah, muncul bercak hitam atau hijau. Umumnya karena rembesan air hujan atau kebocoran pipa.
- Solusi: Perbaiki sumber rembesan, gunakan waterproofing di area lembab, lalu cat ulang dengan cat anti-jamur.
5. Efflorescence (Bercak Putih)
- Masalah: Serbuk putih muncul di dinding akibat garam dari semen terbawa air.
- Solusi: Bersihkan dengan sikat kawat, lalu lapisi dinding dengan bahan penahan kelembaban sebelum dicat ulang.
6. Plesteran / Acian Terkelupas
- Masalah: Lapisan dinding terlepas, bikin permukaan terlihat bolong atau kasar.
- Solusi: Gunakan mortar instan plester dan juga acian dengan daya rekat tinggi. Jangan lupa, basahi dinding sebelum mengaplikasikan mortar biar nempel kuat.
7. Dinding Bergelombang / Tidak Rata
- Masalah: Dinding terlihat tidak rata, bergelombang, bikin cat jadi jelek hasilnya.
- Solusi: Gunakan plester dan acian berkualitas serta tukang yang teliti. Kalau sudah terlanjur, bisa diratakan ulang dengan plamir atau mortar tipis.
8. Warna Dinding Memudar
- Masalah: Warna cat cepat kusam atau pudar, terutama di bagian luar rumah yang kena sinar matahari langsung.
- Solusi: Pilih cat eksterior dengan formula anti-UV. Lakukan pengecatan ulang secara berkala setiap 3–5 tahun.
Kesimpulan
Dari banyaknya permasalahan yang terjadi pada dinding, penggunaan mortar instan dapat mencegah dan juga merenovasi dinding yang rusak akibat pengerjaan yang kurang tepat ataupun penggunaan material yang kurang berkualitas. Gunakan mortar instan untuk mendapatkan hasil bangunan yang kuat, kokoh, dan juga tahan lama.
Temukan berbagai macam rekomendasi produk mortar instan dan juga berbagai jenis mortar di jualmortar.com sekarang, yang pastinya lengkap dengan mortar yang berkualitas. Kunjungi toko ini juga untuk melengkapi kebutuhan bahan bangunan yang lainnya.