
Mortar Perekat: Pengertian, Fungsi, dan Kelebihannya
Pembangunan rumah modern membutuhkan material yang mampu memberikan hasil rapi, kuat, dan tahan lama. Salah satu material penting yang saat ini banyak digunakan adalah mortar perekat. Produk ini hadir sebagai solusi pengganti adukan semen konvensional yang sering menghasilkan pemasangan kurang kuat, tidak rata, hingga menyebabkan keramik mudah hollow atau terlepas.
Dalam berbagai proyek hunian sederhana sampai bangunan bertingkat, mortar terbukti memberikan daya rekat konsisten dan hasil pemasangan keramik yang jauh lebih stabil. Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, fungsi, dan kelebihan mortar perekat dalam pemasangan keramik modern.
1. Pengertian Mortar Perekat
Mortar perekat merupakan campuran instan berbahan dasar semen, pasir halus, filler khusus, dan aditif berbahan polimer yang meningkatkan daya rekat. Semua komposisi tersebut tercampur merata dalam satu kemasan sehingga tidak membutuhkan tambahan material lain selain air.
Berbeda dengan adukan konvensional yang mengandalkan semen dan pasir dengan perbandingan yang tidak selalu konsisten, mortar memiliki formula stabil. Penggunaan bahan polimer memungkinkan mortar melekat kuat pada permukaan keramik maupun dinding. Hal inilah yang membuat pemasangan lebih presisi dan tahan lama.
2. Fungsi Mortar Perekat dalam Pemasangan Keramik
Mortar perekat memiliki beberapa fungsi utama, terutama dalam pemasangan keramik interior maupun eksterior. Fungsi tersebut meliputi:
a. Mengikat keramik dengan kuat
Daya rekat tinggi membantu keramik menempel optimal pada permukaan lantai atau dinding. Formula polimer memastikan keramik tidak mudah bergeser atau melorot, terutama pada pemasangan vertikal.
b. Meratakan permukaan pemasangan
Tekstur adukan yang halus membuat proses perataan lebih mudah. Hasil pemasangan terlihat rapi dan tidak meninggalkan celah yang sering muncul pada adukan semen biasa.
c. Mencegah terjadinya hollow
Hollow atau rongga udara di bawah keramik sering menyebabkan bunyi kopong. Mortar memiliki karakter menyelimuti permukaan secara penuh sehingga risiko hollow dapat diminimalkan.
d. Meningkatkan kecepatan pekerjaan
Mortar instan tidak membutuhkan proses campur pasir dan semen, sehingga pemasangan berlangsung lebih cepat dan efisien.
Baca Juga: Perbedaan Mortar Acian, Mortar Perekat, dan Mortar Plester
3. Kelebihan Mortar Perekat Dibanding Adukan Semen Biasa
Penggunaan mortar menjadi standar pemasangan keramik modern karena memiliki banyak keunggulan. Berikut beberapa kelebihan yang paling signifikan
a. Konsistensi Kualitas yang Stabil
Mortar memiliki komposisi yang sudah terukur dari pabrik. Hal ini memastikan adukan yang digunakan pada seluruh area pemasangan memiliki kekuatan sama. Pada adukan manual, kualitas sering berubah karena takaran pasir dan semen tidak seragam.
b. Daya rekat lebih tinggi
Kandungan polimer memberikan daya rekat yang jauh lebih kuat dibanding adukan konvensional. Oleh karena itu, keramik menempel sempurna pada permukaan dan tidak mudah terlepas meskipun digunakan di area padat aktivitas.
c. Mortar Perekat Menghasilkan Pemasangan Lebih Rapi
Mortar memiliki butiran lebih halus sehingga adukan tidak meninggalkan tekstur kasar pada bagian belakang keramik. Permukaan keramik menjadi rata, garis nat lebih konsisten, dan tampilan ruang terlihat profesional.
d. Mortar Perekat Cocok untuk keramik ukuran besar
Keramik ukuran besar membutuhkan daya rekat yang lebih kuat dan permukaan pemasangan yang stabil. Mortar bekerja lebih baik dalam menjangkau seluruh bidang perekatan dibanding adukan manual yang sulit merata.
e. Risiko keramik kopong lebih kecil
Formula mortar menciptakan ikatan merata di seluruh permukaan. Kondisi ini mengurangi kemungkinan terbentuknya ruang udara yang menyebabkan bunyi kopong saat diinjak.
f. Mortar Perekat Lebih Efisien dan Hemat Waktu
Tidak ada proses mengayak pasir, mencampur bahan, atau mengatur perbandingan adukan. Cukup tambahkan air dengan takaran sesuai petunjuk, adukan siap digunakan.
g. Tepat untuk Pemasangan Dinding
Pemasangan keramik dinding membutuhkan material yang tidak mudah melorot. Mortar perekat membantu keramik menempel stabil tanpa sliding, bahkan pada keramik dengan permukaan licin.
4. Tips Menggunakan Mortar Perekat Agar Hasil Maksimal
Beberapa langkah berikut membantu menciptakan hasil pemasangan berkualitas:
- Bersihkan permukaan lantai atau dinding dari debu dan minyak
- Campurkan mortar perekat dengan air sesuai takaran pabrik
- Lalu, Aduk hingga adukan terlihat creamy dan tidak menggumpal.
- Gunakan notched trowel untuk menciptakan alur yang memperkuat ikatan.
- Selanjutnya, Tekan keramik perlahan agar menempel sempurna.
- Pastikan nat diberi jeda sesuai ukuran keramik.
- Hindari menginjak hasil pemasangan sebelum mortar mengering sempurna.
Mortar hadir sebagai solusi modern untuk pemasangan keramik yang lebih kuat, rapi, dan efisien. Formula instan yang stabil, daya rekat tinggi, serta kemudahan aplikasi menjadikannya pilihan utama dalam pembangunan rumah masa kini.
Dengan memahami fungsi dan kelebihan mortar perekat, proses pemasangan keramik dapat berlangsung lebih cepat dan menghasilkan kualitas jangka panjang.
Lengkapi kebutuhanmu disini agar hasil pemasangan keramik lebih rapi dan tahan lama menggunakan mortar berkualitas.