
Berapa Lama Keramik Baru Dipasang Boleh Diinjak? Ini Panduannya
Keramik baru dipasang boleh diinjak untuk berjalan ringan setelah sekitar 24–48 jam, sesuai ketentuan perekat dan nat. Namun, tetap ikuti petunjuk produsen karena kondisi pemasangan dapat memengaruhi waktu tunggunya.
![]()
Jangan langsung menaruh lemari atau menumpuk material meskipun Anda sudah bisa melewati lantai. Berjalan ringan dan menempatkan beban berat memiliki waktu tunggu yang berbeda.
Panduan Waktu Tunggu Keramik
Gunakan panduan berikut untuk merencanakan pemakaian lantai:
| Aktivitas | Panduan waktu tunggu |
|---|---|
| Berjalan ringan | Umumnya sekitar 24–48 jam, sesuai ketentuan perekat dan nat. |
| Mengisi nat | Banyak perekat reguler mensyaratkan sekitar 24 jam setelah pemasangan. |
| Berjalan setelah pengisian nat | Ikuti petunjuk pengisi nat; sebagian produk memerlukan minimal 24 jam. |
| Menempatkan furnitur berat | Ikuti petunjuk produsen tentang waktu lantai siap menerima beban berat. |
Misalnya, petunjuk perekat meminta Anda menunggu 24 jam sebelum mengisi nat. Sementara itu, nat membutuhkan 24 jam sebelum Anda melewati lantai. Dengan ketentuan tersebut, rencanakan akses lantai paling cepat sekitar 48 jam sejak pemasangan, selama kondisi lapangan memenuhi seluruh persyaratan produk.
Mengapa Anda Perlu Menunggu?
Perekat berbasis semen membutuhkan waktu untuk mengeras dan membentuk ikatan. Permukaan yang terlihat kering belum membuktikan bahwa lapisan di bawah keramik sudah cukup kuat.
Injakan terlalu awal dapat menggeser posisi keramik atau mengganggu kerataan lantai. Selain itu, nat yang belum mengeras bisa rusak saat menerima tekanan.
Karena itu, hindari mencoba kekuatan lantai dengan melompat atau menggoyangkan keramik.
Apa yang Memengaruhi Waktu Tunggunya?
Beberapa hal berikut menentukan kapan Anda bisa berjalan di atas keramik setelah pemasangan:
- Jenis perekat. Mortar reguler dan produk cepat mengeras memiliki ketentuan berbeda.
- Cara pemasangan. Ketebalan perekat dan kesiapan lantai dasar harus sesuai spesifikasi produk.
- Kondisi ruangan. Suhu dan kondisi lapangan dapat memengaruhi perkembangan kekuatan perekat.
- Pengisian nat. Hitung juga waktu tunggu setelah tukang selesai mengisi nat.
Khusus kamar mandi, jangan langsung memakai air meskipun Anda sudah bisa berjalan di atas lantainya. Periksa ketentuan perekat, nat, dan lapisan waterproofing sebelum menggunakan ruangan.
Tips Menjaga Keramik Setelah Pemasangan
Agar hasil pemasangan tetap rapi, lakukan langkah berikut:
- Catat waktu selesai pemasangan pada setiap area.
- Pasang pembatas agar penghuni tidak melewati lantai terlalu cepat.
- Hindari menumpuk sak semen, alat kerja, dan furnitur.
- Tunda mengepel atau menyiram sampai petunjuk produk mengizinkannya.
Jika Anda terlanjur menginjak keramik, hentikan penggunaan area tersebut. Periksa apakah ubin bergeser atau nat rusak, lalu minta tukang mengevaluasinya. Injakan awal tidak selalu merusak keramik, tetapi jangan terus membebaninya.
Pilih Mortar yang Sesuai
Selain menunggu, pilih mortar berdasarkan jenis keramik, ukuran ubin, dan lokasi pemasangan. Perekat untuk keramik standar belum tentu cocok untuk granit atau pemasangan di atas keramik lama.
Sedang mencari penyedia mortar terlengkap di Indonesia? Temukan berbagai pilihan mortar perekat, plesteran, dan acian melalui laman ini.
Untuk melengkapi kebutuhan proyek melalui platform e-commerce dengan layanan pengiriman dan program menarik, kunjungi laman ini. Periksa ketentuan program yang sedang berlaku sebelum memesan.
Jika Anda membutuhkan pembelian bahan bangunan secara instan dan praktis melalui pemesanan online, cek laman ini. Konfirmasikan stok dan jadwal pengiriman sesuai lokasi proyek Anda.