
Mortar Perekat Keramik vs Lem Keramik, Apa Bedanya?
Banyak orang menganggap jika mortar perekat keramik memiliki fungsi, karakteristik, dan cara kerja yang sama dengan lem keramik. Padahal keduanya memiliki fungsi, karakteristik, dan cara kerja yang berbeda. Kesalahan dalam memilih bahan perekat keramik dapat menyebabkan keramik mudah lepas, tidak rata, bahkan retak dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, memahami perbedaan antara mortar perekat keramik dan lem keramik menjadi hal yang sangat penting sebelum memulai pemasangan.
Sebagian besar orang memilih meggunakan mortar perekat keramik karena hasilnya lebih stabil dan tahan lama. Selain itu, mortar jenis ini mampu mengakomodasi berbagai ukuran keramik, termasuk keramik besar dan berat.
Karakteristik mortar perekat keramik:
-
Daya rekat tinggi
-
Cocok untuk keramik ukuran besar
-
Hasil pemasangan lebih kuat dan rata
-
Tahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan
Apa Itu Lem Keramik?
Lem keramik merupakan bahan perekat siap pakai yang biasanya berbentuk pasta atau cairan kental. Pengaplikasian produk ini sangat mudah, sehingga cocok untuk pekerjaan skala kecil atau ringan. Selain itu, pada pemasangan keramik dekoratif atau perbaikan di area tertentu sering menggunakan lem keramik.
Meskipun praktis, lem keramik memiliki keterbatasan dalam daya rekat dan ketahanan jangka panjang. Oleh karena itu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis keramik dan kondisi area pemasangan.
Karakteristik lem keramik:
-
Siap pakai tanpa perlu dicampur
-
Mudah diaplikasikan
-
Cocok untuk pekerjaan ringan
-
Kurang ideal untuk beban berat
Perbedaan Mortar Perekat Keramik dan Lem Keramik
1. Jika Melihat dari Segi Daya Rekat
Mortar perekat keramik memiliki daya rekat yang jauh lebih kuat dibandingkan lem keramik. Kandungan semen dan aditif khusus membuat mortar mampu menahan beban keramik dalam jangka panjang. Sebaliknya, lem keramik lebih cocok untuk kebutuhan ringan dengan beban terbatas.
Perbandingan daya rekat:
-
Mortar perekat: sangat kuat dan tahan lama
-
Lem keramik: cukup untuk kebutuhan ringan
Perbedaan dari Segi Aplikasi
Dari segi aplikasi, lem keramik memang lebih praktis karena siap digunakan. Namun, perekat keramik menawarkan fleksibilitas yang lebih baik dalam penyesuaian ketebalan dan perataan permukaan. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan hasil pemasangan yang presisi.
Perbandingan aplikasi:
-
Mortar perekat: perlu dicampur, tetapi hasil lebih rapi
-
Lem keramik: praktis, namun kurang fleksibel
Perbedaan dari Segi Ketahanan
Ketahanan menjadi faktor utama dalam memilih bahan perekat keramik. Mortar perekat keramik lebih tahan terhadap air, panas, dan perubahan cuaca. Lem keramik umumnya memiliki ketahanan yang lebih terbatas, terutama pada area basah atau eksterior.
Perbandingan ketahanan:
-
Mortar keramik: cocok untuk area basah dan kering
-
Lem keramik: lebih cocok untuk area kering
Kapan Harus Menggunakan Mortar Perekat Keramik?
![]()
Mortar khusus keramik sangat direkomendasikan untuk pemasangan keramik skala besar dan jangka panjang. Jenis perekat ini mampu memberikan hasil yang lebih kuat dan profesional. Selain itu, mortar perekat juga lebih aman untuk penggunaan di area dengan beban berat.
Saran Penggunaan Lem Keramik:
-
Pemasangan lantai rumah
-
Area kamar mandi dan dapur
-
Keramik ukuran besar
-
Proyek renovasi atau bangunan baru
Kapan Waktu Yang Tepat Menggunakan Lem Keramik?
![]()
Produk ini cocok untuk pekerjaan sederhana dan tidak membutuhkan daya rekat tinggi. Sehingga penggunaan lem keramik yang tepat dapat menghemat waktu dan tenaga.
Saran Penggunaan Lem Keramik:
-
Perbaikan keramik lepas
-
Keramik dekoratif
-
Area dinding dengan beban ringan
-
Pekerjaan skala kecil
Tips Memilih Perekat Keramik yang Tepat
Agar hasil pemasangan maksimal, pemilihan perekat keramik harus menyesuaikan dengan kebutuhan.
Perhatikan beberapa tips ini:
-
Perhatikan ukuran dan berat keramik
-
Sesuaikan dengan area pemasangan
-
Pilih produk dengan kualitas terjamin
-
Ikuti petunjuk aplikasi dari produsen
Dengan memilih perekat yang tepat, maka dapat meminimalisir resiko keramik lepas atau menggelembung.
Perbedaan antara mortar perekat keramik dan lem keramik terletak pada daya rekat, ketahanan, serta kegunaannya. Perekat keramik unggul dalam kekuatan dan daya tahan, sehingga cocok untuk pemasangan jangka panjang dan area dengan beban berat.
Sementara itu, lem keramik lebih sesuai untuk pekerjaan ringan dan perbaikan sederhana. Untuk hasil pemasangan keramik yang kuat dan tahan lama, pastikan memilih mortar perekat keramik berkualitas dari distributor terpercaya hanya di sini.