5 Perbedaan Mortar Perekat Keramik vs Semen Biasa: Pilih Mana?

Memilih bahan yang tepat untuk memasang keramik sangat menentukan hasil akhir, mulai dari kekuatan, kerapian, hingga ketahanannya dalam jangka panjang. Banyak orang masih bingung memilih antara mortar perekat keramik atau semen biasa, padahal keduanya memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda.

Dalam pekerjaan pemasangan lantai maupun dinding, penggunaan campuran yang tidak tepat dapat menyebabkan keramik mudah lepas, memiliki rongga (hollow), atau bahkan retak. Karena itu, memahami perbedaan mortar perekat keramik vs semen biasa menjadi hal sangat penting sebelum memulai pekerjaan.

Apa Itu Mortar Perekat Keramik?

Mortar perekat keramik adalah bahan instan yang dirancang khusus untuk memasang keramik, granit tile, dan batu alam. Komposisinya terdiri dari campuran semen berkualitas, filler halus, serta aditif yang meningkatkan daya rekat. Produk ini lebih stabil, lebih homogen, dan lebih kuat dibandingkan campuran tradisional.

Keunggulan terbesar mortar instan adalah konsistensinya. Setiap kemasan memiliki formula yang sama sehingga hasil pemasangan lebih terkontrol. Cukup ditambah air, diaduk sebentar, dan siap digunakan. Proses kerja menjadi lebih cepat dan hasilnya lebih presisi.

Apa Itu Semen Biasa?

Semen biasa adalah material konstruksi yang digunakan untuk berbagai pekerjaan dasar seperti pasangan bata, plester, atau cor. Untuk memasang keramik, semen harus dicampur dengan pasir terlebih dahulu. Sayangnya, komposisi campuran ini sering tidak konsisten, sehingga daya rekatnya kurang stabil.

Kekurangan semen dalam pemasangan keramik adalah sifatnya yang kurang fleksibel. Ketika terkena perubahan suhu atau getaran, lapisan perekat dapat retak dan membuat keramik terangkat. Inilah alasan banyak pemasangan keramik menggunakan semen mudah mengalami hollow.

Perbedaan Mortar Perekat Keramik VS Semen Biasa

perbedaan mortar perekat keramik vs semen biasa

1. Daya Rekat

Mortar perekat keramik memiliki daya rekat tinggi karena mengandung polimer dan bahan aditif khusus. Ketika diaplikasikan, mortar mampu menempel kuat pada keramik dan permukaan lantai atau dinding.

Sementara itu, semen biasa tidak memiliki bahan tambahan perekat. Jika digunakan pada keramik bertekstur halus atau berukuran besar, ikatannya menjadi lemah sehingga berisiko lepas dalam beberapa bulan.

2. Ketebalan Aplikasi

Mortar instan lebih efektif digunakan dalam ketebalan tipis. Hal ini membuat permukaan keramik lebih rapi dan rata. Lapisan perekat yang tipis juga mengurangi risiko terjadinya rongga karena mortar dapat menyebar dengan merata.

Semen biasa butuh lapisan lebih tebal untuk menempelkan keramik. Ketika lapisan terlalu tebal, udara terperangkap di bawah keramik dan menciptakan efek hollow.

3. Ketahanan dan Durabilitas

Mortar keramik lebih tahan terhadap perubahan suhu, kelembapan, dan getaran. Komposisinya membuat keramik tetap menempel kuat bahkan di area yang sering terkena air, seperti kamar mandi atau dapur.

Di sisi lain, semen biasa lebih mudah mengalami penyusutan dan retak. Pada area lembap, semen juga lebih cepat kehilangan kekuatannya.

4. Kepraktisan dan Efisiensi Kerja

Mortar instan sangat mudah digunakan. Cukup campur dengan air, aduk, lalu aplikasikan. Teksturnya yang halus membuat pemasangan keramik jauh lebih cepat dan bersih.

Semen biasa memerlukan proses lebih panjang karena harus mencampurkan pasir, mengaduk lebih banyak, dan menghasilkan sisa material yang kotor. Selain itu, waktu kerja lebih lama sehingga proses pemasangan bisa memakan biaya tambahan.

5. Penerapan untuk Keramik Ukuran Besar

Keramik ukuran besar atau granit tile membutuhkan daya rekat kuat dan stabil. Mortar perekat keramik sangat cocok untuk kebutuhan ini karena formulanya mendukung pemasangan keramik besar tanpa risiko bergeser.

Semen biasa justru kurang cocok karena daya rekatnya tidak memadai untuk menahan berat keramik besar, terutama pada pemasangan dinding vertikal.

Rekomendasi Mortar Perekat Keramik dari JualMortar.com

1.Mortar Indonesia K-1

Mortar Indonesia K-1 atau perekat keramik adalah pilihan tepat untuk pemasangan keramik standar di area indoor. Komposisinya stabil dan mampu memberikan daya rekat yang baik sehingga cocok digunakan untuk lantai maupun dinding.

2. Mortar Indonesia K-2

Jenis ini hadir dengan formula yang lebih premiun, biasanya digunakan sebagai mortar perekat granit karena daya rekatnya yang lebih kuat dan cocok untuk area dengan beban kerja lebih berat.

3. Mortar Ubond Perekat Keramik

Mortar perekat keramik dari brand ini merupakan solusi ekonomis yang memiliki kualitas bagus untuk pemasangan keramik di area kering maupun lembap. Produk ini mudah diaplikasikan dan tetap memberikan hasil yang rapi.

Kamu dapat memilih produk mortar yang paling sesuai dengan pemasangan keramik di rumah, sesuaikan dengan budget masing-masing!

Jika melihat dari daya rekat, kemudahan aplikasi, ketahanan, serta hasil akhir, jelas bahwa mortar keramik jauh lebih unggul dibandingkan semen biasa. Mortar instan memberikan hasil lebih kuat, lebih rapi, dan lebih aman untuk penggunaan jangka panjang

Ingin memasang keramik yang rapi, kuat, dan anti hollow? Gunakan mortar perekat keramik berkualitas dari JualMortar.com Kunjungi sekarang disini dan dapatkan harga terbaik langsung dari distributor!