
Jangan Panik! Ini 8 Cara Mengatasi Tembok Lembap dan Jamur
Banyak orang mencoba mengatasi tembok lembap hanya dengan mengecat ulang, padahal masalah ini berasal dari material dan kondisi dinding yang tidak lagi mampu menahan serapan air. Tembok yang mulai menghitam, berjamur, dan terasa dingin saat disentuh biasanya menandakan adanya masalah kelembapan yang masuk dari struktur dinding.
Kalau kondisi seperti ini kamu biarkan terlalu lama, dinding bisa rapuh, jamur menyebar, dan udara di rumah berubah menjadi pengap. Karena itu, langkah mengatasi tembok lembap perlu dilakukan dari akar masalahnya—mulai dari memperbaiki sumber air, mengeringkan permukaan, hingga memakai mortar anti-lembap yang bisa menutup pori dinding secara optimal.
8 Cara Mengatasi Tembok Lembap dan Jamur
1. Cari sumber air yang menyebabkan kelembapan
Langkah awal untuk mengatasi tembok lembap selalu dimulai dari mencari penyebabnya. Kamu bisa memeriksa pipa bocor, retakan kecil di dinding luar, hingga talang air yang tidak mengalir lancar. Setelah kamu menemukan sumbernya, segera hentikan aliran air agar dinding tidak menyerap kelembapan baru.
2. Bersihkan jamur sampai benar-benar hilang
![]()
Jamur tidak boleh kamu tutupi dengan cat karena akan muncul lagi. Gunakan larutan pembersih jamur dan gosok area yang terkena. Langkah ini membantu kamu mengatasi bau apek sekaligus mencegah jamur tumbuh kembali setelah perbaikan selesai.
3. Keringkan dinding sebelum melakukan penambalan
Dinding yang masih basah tidak bisa kamu lapisi ulang. Gunakan kipas, blower, atau biarkan sinar matahari mengenai dinding secara langsung. Proses pengeringan ini membuat tahapan berikutnya lebih efektif dalam mengatasi tembok lembap.
4. Gunakan mortar anti-lembap sebagai lapisan penguat
Mortar anti-lembap memberikan perlindungan lebih kuat dibanding adukan manual. Formula waterproof-nya menutup pori dinding secara merata sehingga air tidak mudah meresap.
Ketika kamu mengaplikasikan mortar jenis ini, hasilnya lebih padat, rapi, dan stabil. Produk berbasis mortar juga membantu memperpanjang umur dinding sekaligus mengurangi risiko jamur muncul kembali.
5. Perbaiki dan ratakan permukaan dinding
Setelah lapisan anti-lembap mengering, kamu bisa memperbaiki bagian yang mengelupas memakai mortar plester atau acian instan. Material mortar membantu kamu meratakan permukaan lebih cepat dan menghasilkan tekstur dinding yang solid sehingga proses mengatasi tembok lembap berjalan lebih maksimal.
6. Lapisi dengan cat atau coating tahan air
Cat waterproof atau coating elastomeric membantu melindungi struktur mortar yang sudah kamu aplikasikan. Lapisan ini menahan tampias hujan, mencegah rembesan dari luar, dan menjaga dinding tetap kering dalam jangka panjang.
7. Mengatasi Tembok Lembap dengan Meningkatkan sirkulasi udara ruangan
![]()
Ventilasi yang buruk membuat dinding terus lembap. Bukalah jendela lebih sering, pasang exhaust fan, atau tambahkan jalusi udara. Dengan sirkulasi yang lancar, kelembapan ruangan menurun dan dinding bisa tetap kering setiap hari.
8. Lakukan pengecekan rutin pada area rawan lembap
Kamar mandi, dapur, dan dinding yang bersentuhan langsung dengan tanah biasanya lebih cepat menyerap air. Kamu bisa memeriksanya setiap dua atau tiga bulan. Pengecekan rutin membantu kamu menemukan masalah kecil sebelum berubah menjadi kerusakan besar, sehingga proses mengatasi tembok lembap tidak perlu menghabiskan biaya besar.
Kenapa Mortar Berperan Penting Saat Mengatasi Tembok Lembap?
![]()
Ketika kamu memperbaiki dinding yang lembap, kunci utamanya selalu ada di material yang kamu gunakan. Banyak orang hanya menambal dinding dengan adukan manual atau langsung mengecat ulang, tapi cara itu biasanya cuma menutupi masalah di permukaan.
Di sinilah mortar jadi bagian penting untuk mengatasi tembok lembap karena formulanya bekerja langsung pada struktur dinding. Mortar dibuat dengan komposisi yang lebih stabil dibanding adukan manual.
Berikut beberapa brand mortar yang ada di jualmortar.com
- Mortar Indonesia
- LeichtMix
- Mahesmix
- Grand Elephant
- Lawu Mortar
- Unimix
Selain itu, mortar punya daya rekat tinggi sehingga permukaan dinding yang semula mengelupas bisa kembali rata dan kuat. Proses mengatasi tembok lembap jadi lebih maksimal karena mortar mampu menahan tekanan air, menjaga struktur dinding tetap kering, dan mempersiapkan permukaan untuk dilapisi cat waterproof.
Jika dindingmu sudah lama rusak, retak halus, atau berjamur sampai parah, mortar adalah solusi yang paling aman. Material ini membantu memulihkan kekuatan dinding bukan cuma mempercantik permukaan. Jadi, setiap perbaikan yang kamu lakukan bisa bertahan lebih lama dan tidak perlu kamu ulang dalam waktu dekat.
Kalau kamu ingin hasil yang jauh lebih rapi, gunakan mortar plester, mortar acian, atau mortar anti-lembap yang formulanya memang dirancang untuk area rentan air. Klik disini untuk temukan berbagai merek mortar berkualitas.