1 Sak Mortar Perekat Bata Ringan untuk Berapa m² Dinding? Ini Cara Menghitungnya

1 Sak Mortar Perekat Bata Ringan untuk Berapa m² Dinding? Ini Cara Menghitungnya

1 sak mortar perekat bata ringan untuk berapa m² dinding? Jawabannya bergantung pada ukuran bata, ketebalan perekat, dan spesifikasi produk. Karena itu, Anda perlu memeriksa daya sebar mortar sebelum membeli.

Sebagai contoh, satu produk mortar kemasan 40 kg memiliki daya sebar sekitar 16 m² untuk bata ringan tebal 7,5 cm. Untuk bata tebal 10 cm, daya sebarnya sekitar 10 m². Kedua angka tersebut berlaku untuk lapisan perekat setebal 3 mm. Produk lain bisa memiliki daya sebar yang berbeda.

Apa yang memengaruhi daya sebar mortar?

Beberapa hal dapat mengubah jumlah mortar yang Anda pakai:

  • Tebal bata ringan. Bata 7,5 cm dan 10 cm membutuhkan jumlah perekat yang berbeda.
  • Tebal lapisan perekat. Semakin tebal lapisannya, semakin banyak mortar yang Anda butuhkan.
  • Kerataan bata. Permukaan yang kurang rata dapat menambah pemakaian mortar.
  • Cara tukang bekerja. Adukan yang tercecer atau terbuang akan menambah kebutuhan.
  • Jenis produk. Setiap produk memiliki petunjuk dan daya sebar sendiri.

Gunakan angka pada kemasan atau lembar teknis produk yang akan Anda beli. Jangan memakai angka dari merek lain sebagai patokan pasti.

Cara menghitung kebutuhan mortar perekat bata ringan

Mulailah dengan menghitung luas dinding:

Luas bersih dinding = luas seluruh dinding − luas pintu dan jendela

Setelah itu, hitung jumlah sak:

Jumlah sak = luas bersih dinding ÷ daya sebar per sak

Misalnya, Anda akan memasang dinding seluas 50 m². Pintu dan jendela memiliki luas total 6 m². Jadi, luas bersih dinding adalah 44 m².

Jika mortar pilihan Anda memiliki daya sebar 16 m² per sak, hitungannya menjadi:

44 ÷ 16 = 2,75 sak

Bulatkan hasilnya ke atas. Untuk contoh ini, Anda membutuhkan 3 sak mortar.

Berapa sak mortar untuk dinding 100 m²?

Tabel berikut menggunakan contoh mortar kemasan 40 kg. Luas bersih dindingnya 100 m², sedangkan tebal lapisan perekatnya 3 mm.

Tebal bata ringan Contoh daya sebar Perhitungan Kebutuhan awal
7,5 cm ±16 m² per sak 100 ÷ 16 = 6,25 7 sak
10 cm ±10 m² per sak 100 ÷ 10 = 10 10 sak

Anda juga dapat menyiapkan cadangan jika kondisi pekerjaan memerlukannya. Sebagai contoh, tambahkan 10% sebelum membulatkan jumlah sak:

  • Bata 7,5 cm: 6,25 × 1,10 = 6,875 → 7 sak
  • Bata 10 cm: 10 × 1,10 = 11 → 11 sak

Angka 10% hanya contoh cadangan untuk menyusun pesanan. Sesuaikan jumlahnya dengan kondisi proyek dan cara pemasangan di lapangan.

Apakah plester dan acian masuk dalam hitungan?

Tidak. Perhitungan di atas hanya mencakup mortar untuk merekatkan bata ringan. Jika Anda juga akan memplester dan mengaci dinding, hitung kebutuhan kedua bahan tersebut secara terpisah.

Luas 100 m² pada contoh berarti luas dinding yang akan Anda pasang dengan bata ringan. Anda tidak perlu menghitungnya dua kali karena dinding memiliki dua sisi. Namun, saat menghitung plester atau acian pada kedua sisi, masukkan luas masing-masing sisi yang akan Anda kerjakan.

Pilih mortar sesuai kebutuhan dinding

Sebelum memesan, catat luas bersih dinding dan tebal bata ringan. Lalu, pilih mortar perekat dan periksa daya sebarnya. Cara ini membantu Anda memperkirakan jumlah sak dengan lebih tepat.

Anda dapat melihat berbagai pilihan perekat bata ringan di laman ini . Untuk kebutuhan hebel, kunjungi laman ini . Jika proyek Anda juga membutuhkan material konstruksi lain, lihat pilihannya di laman ini.

Hubungi penyedia sebelum membeli untuk memastikan stok, biaya kirim, dan layanan pengiriman ke alamat proyek Anda. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan pesanan mortar dan bata ringan dengan kebutuhan pekerjaan.